Ini Dia Sosok Dibalik Sukses Menara Santosa

628
0
SHARE

Jika anda tinggal/beraktifitas di Solo tentu tak asing dengan tagline “Beli Rumah Nggak Pake Mikir”. Tagline ini banyak kita temukan di media visual di kawasan Soloraya. Sebelumnya kita juga dibuat tersenyum dengan berbagai promo menggelitik ini : “Beli Rumah Dapat ISTRI” atau “Beli Apartemen Dapat SUAMI”. ISTRI dalam promo ini ternyata merupakan akronim dari interior, speddy, telepon, refrigerator dan ipad. Sedangkan SUAMI merupakan kependekan dari Speedy Use TV, AC, Matras dan Interior.

Tagline tersebut merupakan promo properti milik Menara Santosa. Perusahaan properti ini memiliki banyak proyek prestigius mulai dari Shailendra Village, Permata Botanical, Menara One Apartment, Permata Village, Grand Permata Estate dan Permata Residance.

Kesuksesan Menara Santosa tak lepas dari peran Herman Santosa. Pengembang yang saat ini menjabat sebagai Managing Director PT. Menara Santosa ini dikenal sebagai pribadi yang humble namun tegas dalam memimpin anak buah. Awal berkenal di bisnis properti saat beliau mencari rumah di tahun 2005 dan tidak menemukan yang sesuai dengan keinginan. Saat itu belum banyak pengembang yang membuat perumahan dengan konsep hunian terpadu. Pembeli juga harus memikirkan sendiri dari mulai down payment (DP), biaya, asuransi, KPR, notaris dan lain-lain. Untuk itulah dia bikin tagline ” Beli Rumah Nggak Pake Mikir”, semua urusan akan ditangani oleh pengembang, bahkan untuk DP Menara Sentosa membantu dengan model tabungan properti.

Dibawah kendali tangan dinginnya, proyek prestigius PT. Menara Santosa seperti Shailendra Village, Permata Botanical, Menara One Apartment, Permata Village, Grand Permata Estate dan Permata Residence mendapat respon bagus di pasaran ditengah sengitnya persaingan dibidang property. Sebuah hal yang tentunya patut diapresiasi. “Untuk bisa bersaing, produk yang ditawarkan harus mempunyai keunggulan seperti konsep yang menarik, kemudahan aksesibilitas dan fasilitas. Tak kalah penting adalah bagaimana melakukan berbagai inovasi dalam memasarkan produk yang ada sesuai target market yang disasar”, ungkap Herman Santosa dalam gathering di Lor In Hotel (12/4).

Dikatakan lebih lanjut, “Tiap tahun permintaan rumah untuk sebuah hunian maupun untuk investasi pasti terus ada. Sesuai dengan Semboyan “Beli Rumah Gak Pake Mikir” adalah kesesuaian harga, konsep kawasan, desain terbaru dan variasi type bangunan, serta kualitas bangunan terbaik, saya yakin akan berpengaruh pada penjualannya” Tak heran, dengan rumus yang diterapkannya, property dibawah naungan PT. Menara Santosa selalu menjadi incaran konsumen.

Sepak terjang Herman Santosa selaku pengembang ini akhirnya membuat Mark Plus, Inc-sebuah perusahaan marketing ternama yang didirikan pada tahun 1990 oleh Hermawan Kartajaya ini memberikan pengakuan dan penghargaan atas kiprah Herman Santosa dibidang pemasaran melalui penganugerahan “Marketeers of The Year 2017” di Sektor Property. Penghargaan ini sekaligus merupakan wujud nyata pengakuan kinerja Herman Santosa yang dipandang telah menunjukkan marketing spirit luar biasa yang patut diteladani serta apresiasi atas kinerja yang dinilai telah membawa dampak positif signifikan baik bagi perusahaan maupun terhadap masyarakat luas pada umumnya. “Semoga dengan adanya penghargaan ini lebih memacu semangat kami untuk dapat berkiprah lebih baik lagi bagi masyarakat”, pungkas Herman Santosa. (Dimas)